Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Aneka Makanan Ringan Kekinian yang Bisa Menjadi Peluang Bisnis

Pasarmakanan.com – Makanan ringan merupakan kudapan yang paling digemari di Indonesia. Makanan ringan juga dapat menjadi salah satu peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Sudah tak terhitung banyaknya makanan ringan yang diperjualbelikan di pasaran. Apalagi makanan ringan selalu berkembang karena adanya inovasi. 

Kegemaran masyarakat Indonesia dalam mengonsumsi kudapan atau ngemil dapat menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha makanan ringan untuk memproduksi dan memasarkannya secara luas.

Aneka Makanan Ringan Kekinian
Source: matthiasboeckel/Pixabay

Dari segi modal, bisnis makanan ringan juga tidak memerlukan modal yang besar karena pada dasarnya bahan baku yang terdapat di lokasi Anda dapat menjadi makanan ringan. Misalnya, Anda tinggal di desa dan ingin menjual makanan ringan. Cobalah untuk melihat potensi yang ada di sekitar desa. Dari keberlimpahan hasil dari alam desa itu, seperti pisang, nangka, dan salak, dapat Anda jadikan inspirasi untuk membuat makanan ringan.

Namun jika Anda ingin makanan ringan yang dijual mendapatkan pangsa pasar yang lebih cepat dan luas, maka Anda harus mengikuti  tren yang ada. Bukan berarti tanpa mengikuti tren bisnis makanan Anda tidak laku, melainkan mengikuti tren akan membuat pelanggan lebih cepat dalam mengenal produk yang Anda jual. Nah, berikut ini Pasarmakanan.com catat beberapa aneka makanan ringan kekinian yang dapat menjadi peluang bisnis Anda.

1. Telur gulung

Sebelumnya telur gulung menjadi makanan ringan pinggiran yang dijual untuk anak sekolah. Sejak kehadirannya telur gulung selalu laris manis. Nah, Anda pun dapat memodifikasi telur gulung ini tidak sekadar telur gulung biasa.

Anda dapat menambahkan lelehan keju atau mengganti saus dengan saus BBQ atau jenis saus lainnya yang menggoda orang untuk mencobanya. Telur gulung ini termasuk camilan yang unik karena cara membuatnya digulung-gulung dengan sebatang potongan bambu.

2. Takoyaki

Siapa yang tidak tahu camilan takoyaki yang berasal dari Jepang. Beberapa waktu lalu, makanan dari negeri Sakura ini sempat trending sebagai makanan ringan. Meski tidak seperti asli takoyaki Jepang, takoyaki ala pedagang kaki lima cukup tak kalah enak dan diburu pembeli.

Dari asalnya memang takoyaki menggunakan bahan baku yang cukup mahal jika dijual di pinggiran, seperti potongan daging gurita. Tapi Anda bisa memodifikasinya dengan isian lain, seperti potongan sosis, keju, bakso, atau bisa disesuaikan dengan pangsa pasar Anda.

3. Pisang siram milo

Buah yang paling sering dibuat makanan ringan adalah pisang. Untuk itu, agar tidak terlalu pasaran, Anda harus memodifikasi camilan berbahan baku pisang ini agar menarik hati pembeli.

Misalnya, Anda mencoba memodifikasi camilan pisang dengan milo, yang diberi nama pisang siram milo (resep dari Dapur Sasha). Nah, Anda dapat menggoreng pisang terlebih dahulu, baru kemudian dibelah dan diisi bagian tengah tersebut dengan biskuit regal.


Kemudian, larutkan bubuk milo dan dark cokelat di tempat terpisah. Setelah itu, guyurkan ke pisang hingga merata. Anda bisa melakukan eksperimen buah pisang seperti ini.

4. Martabak mozarella

Biasanya yang kita tahu ada martabak telur dan martabak manis. Tapi kali ini, jika Anda membuat makanan ringan kekinian bisa membuat martabak mozarella. Dari namanya saja sudah terdengar "Wah" karena kelezatannya.

Anda bisa menambahkan topping mozarella di martabak telur. Anak-anak muda tentu akan lebih tertarik dengan modifikasi martabak seperti ini, karena selain enak dimakan juga jika difoto akan lebih instagramable.

5. Tahu crot

Biasanya yang kita tahu ada martabak telur dan martabak manis. Tapi kali ini, jika Anda membuat makanan ringan kekinian bisa membuat martabak mozarella. Dari namanya saja sudah terdengar "Wah" karena kelezatannya.

Anda bisa menambahkan topping mozarella di martabak telur. Anak-anak muda tentu akan lebih tertarik dengan modifikasi martabak seperti ini, karena selain enak dimakan juga jika difoto akan lebih instagramable.

6. Tahu cheetos

Cheetos adalah merek makanan ringan yang sudah melegenda. Dari negeri asalnya, Amerika Serikat, cheetos dibuat dari bahan tepung jagung. Tapi Anda bisa memodifikasi cheetos ini dengan bahan baku tahu. Tahu yang digunakan terlebih dahulu dihaluskan. Baru kemudian ditambahkan maizena, baking powder, kaldu jamur, dan garam.

Gunakan piping bag untuk membuat adonan seperti bentuk cheetos. Setelah digoreng hasilnya mirip sekali dengan cheetos tapi rasanya juga tak kalah enak. Bahkan lebih menyehatkan karena berbahan dasar tahu. Tahu cheetos ini bisa menjadi peluang bisnis makanan ringan.

7. Korean sweet potato bread

Korean sweet potato bread adalah makanan kekinian yang berasal dari Korea Selatan. Untuk mencoba makanan ringan ini, Anda bisa menyesuaikan dengan stok bahan makanan yang ada di rumah.


Makanan ringan ini cukup unik karena berbahan dasar ubi. Untuk pilihan ubi sendiri, Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan budget. Jika ingin rasanya lebih enak bisa menggunakan ubi cilembu.

8. Japanese milk bread

Japanese milk bread alias roti sobek Jepang cukup populer beberapa waktu lalu di Indonesia. Camilan ini memiliki tekstur yang lembut, mengembang, dan rasa susunya yang nikmat. Roti ini cocok menjadi menu sarapan ataupun camilan ringan untuk menemani waktu senggang di rumah.

Roti yang bernama asli roti hokkaido ini juga bisa dibuat lebih menarik dalam soal tampilan dengan diberi pewarna makanan seperti pink, ungu, biru muda, mocca, atau kuning.

9. Kue cucur red velvet

Kue cucur merupakan camilan tradisional Indonesia yang sangat melegenda. Namun dari dahulu biasanya penampilan kue ini selalu begitu-gitu saja. Jika bukan rasanya yang legit dan manis, jajajan ini sudah lama ditinggalkan penggemarnya. Tapi apa jadinya jika kue cucur ternyata bisa dimodifikasi tampilannya, seperti menggunakan pewarna red velvet? Wow tampilannya jadi lebih ciamik. Warna yang mencolok ini akan membuat konsumen tertarik untuk membelinya.

10. Pisang goreng madu Bu Nanik

Pisang goreng madu Bu Nanik pada awalnya adalah pisang yang digoreng menggunakan madu. Awalnya, pisang ini dikonsumsi keluarga Bu Nanik. Namun ketika pisang goreng ini dijual, masyarakat sangat antusias karena rasanya sangat maknyus. Warna hitam pada permukaan pisang bukan karena gosong, melainkan karamelisasi manis pisang dan madu. Rasanya tentu menggugah selera!

Aneka makanan ringan kekinian di atas dapat menjadi inspirasi bagi Anda yang ingin membuka lapak bisnis makanan ringan. Jika artikel ini membantu, jangan lupa dibagikan.

Posting Komentar untuk "10 Aneka Makanan Ringan Kekinian yang Bisa Menjadi Peluang Bisnis"

Berlangganan via Email